PERKUAT KETAHANAN PANGAN NASIONAL, BIMTEK PRAJURIT YONIF TP 542 AT DI IP2MP MOJOSARI RESMI DITUTUP
Mojokerto, 07 Oktober 2026-Komando Daerah Militer V/ Brawijaya dengan menggandeng Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Jawa Timur menyelenggarakan Bimbingan teknis (Bimtek) Pertanian. Bimtek ini diikuti oleh personel Batalyon Infanteri TP 542/Arya Tadah. Pelatihan ini yang digelar di KP Mojosari BRMP Jawa Timur selama enam hari ini dimulai pada tanggal 30 September 2026 hingga 07 Oktober 2026. Sebanyak 20 personel Yonif TP 542 AT dengan pangkat Serda, Koptu, Kopda, Pratu, dan Prada akan mengikuti pelatihan ini.
Kapten Inf Benny Irawan , A.Md Danki A Yonif TP 542/Arya Tadah yang berhalangan hadir dalam acara penutupan melalui sambungan telepon menyampaikan terima kasih kepada BRMP Jatim. Bimtek yang telah dilakukan selama enam hari ini merupakan bagian dari penataran Batalyon Infanteri TP 542/AT. Para peserta usai mengikuti Bimtek diharapkan mampu menjadi pelatih yang siap diterjunkan ke masyarakat. Dengan begitu, mereka dapat mendukung program pembangunan ketahanan pangan nasional.
“Melalui pelatihan ini, peserta mendapatkan pengayaan materi baik yang diberikan secara teori maupun langsung praktik di lapangan (lahan KP Mojosari). Mater-materi yang didapatkan dalam pelatihan yakni: 1) Teknologi budidaya tanaman kedelai, 2) Optimalisasi lahan pekarangan untuk pangan bergizi, 3) Teknoligi pascapanen dan pengolahan hasil pertanian, 4) Teknologi budidaya padi terstandar, 5) Mengenal syarat dan proses perbenihan, 6) Inovasi budidaya Ayam KUB, 7) Mengenal teknologi budidaya padi PM-AAS, 8) Teknologi budidaya jagung dan interaksi dengan ternak, 8) Teknik pembuatan pupuk kompos.
Di momen acara penutupan, Dr. Lutfi Humaidi, M.Sc. (Koord. IP2MP Jatim) berpesan kolaborasi erat antara TNI dan BRMP Jatim diharapkan menjadi kekuatan strategis dalam menghadapi tantangan pangan nasional yang semakin kompleks. Sinergi ini diyakini akan mampu menciptakan sistem pangan yang lebih inovatif, tangguh, dan menjangkau seluruh pelosok nusantara.
“Pelaksanaan Bimtek ini dirancang secara khusus untuk memberikan pembekalan teknis dan praktis bagi prajurit Yonif TP 542 AT dalam mengelola serta mengoptimalkan potensi sektor pertanian di daerah. “Sebagai langkah tindak lanjut pasca-pelatihan, Peserta diminta langsung menerapkan ilmunya di lapangan untuk mendukung program ketahanan pangan nasional,” tegas Lutfi.